oleh

Menghabiskan Dana Rp 55 Juta, Pusling Air Rusak dan Belum di Fungikan

-Daerah-197 views

Infomelayu.Com,Merangin- Belum genap satu bulan keberadaan Pusling Air (Ambulan Air) untuk Masyarakat Desa Air Liki, Kecamatan Tabir Barat, Merangin. saat ini belum bisa di Fungsikan untuk Transportasi bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis di desa terpencil tersebut.

Bahkan tersiar kabar bahwa Pusling Air tersebut dalam Kondisi Rusak, dan hanya terparkir di Pelabuhan Ketek Desa Ngaol, diduga Pusling yang kabarnya menghabiskan Dana sebanyak Rp55 Juta tersebut dikerjakan tidak sesuai dengan Spesifikasi medan Jalan Air yang dilewati menuju ke Dua Desa paling ujung Merangin tersebut.

Sehingga tak sedikit Masyarakat yang pesimis akan kemampuan tenaga Pusling Air dalam melintasi Sungai yang terjal bak Arum Jeram tersebut, salah satunya Son warga Air Liki yang dihubungi Infomelayu.com beberapa waktu lalu, Menurutnya secara Fisik Boot Pusling Air lebih besar dibandingkan dengan Boot Ketek milik  Masyarakat setempat.

Ia juga menyayangkan pekerjaan Pusling Air yang tidak melibatkan Masyarakat setempat yang tentu lebih paham medan sungai. “kenapo dak dikasih ke orang sini be ngerjokan Boot Ambulan tu? Kan biso disesuaikan dengan arus aik yang dereh” ujarnya.”kami ko lebih paham jalan aiknyo, dan jugo sudah puluhan tahun kami ko buek Boot ketek” timpalnya lagi

Son terheran heran dengan pembiayaan Pusling Air yang mencapai Rp 55 Juta untuk ukuran satu unit. “sayo kaget jugo dengar biaya buat Pusling Air yang hampir samo bentuknyo dengan ketek masyarakat”ujarnya. “ kalo masyarakat Air Liki yang buat Pusling Air tu, cukup lah dengan sen  Rp 15 Juta, lah elok nian jadinyo tu” terangnya.

Polemik Pusling Air Yang belum berfunsi tersebut juga mendapatkan sorotan dari As’ari El Wakas (Opuk), Anggota DPRD Kabupaten Merangin, ia cukup menyayangkan Pusling tersebut yang belum bisa di berdayakan untuk Transportasi Medis bagi Masyarakat Desa Air Liki dan Air Liki Baru. “saya berharap pihak pelaksana dan Dinas Kesehatan segera memfungsikan Pusling Air, karena sangat dibutuhkan Masyarakat” ujarnya.

“kita sudah konfirmasi ke PPTK di Dinas Kesehatan agar memberitahukan kepada pihak yang mengerjakan Pusling Air tersebut, apakah sudah sesuai dengan spek dan bisa digunakan oleh masyarakat  Aik liki, kalau kondisi Puling Air (Ambulance Air) yang ada saat ini kita pesimis bisa digunakan, karena Medan jalan yang terjal dan arus air sangat deras” ujarnya

Menurut Opuk , pada tahun  2019 Dinas Terkait sudah menganggarkan Pengadaan Pusling Air tersebut, namun tidak dilaksanakan, dan pada tahun 2020 dianggarkan kembali. “Tahun ini dianggarkan kalo dak salah Rp 55 juta untuk pengadaan Pusling Air tersebut ” terang Opuk, ia mengatakan “Seharunya pembuatan Boot di Desa Air Liki saja, karena Masyarakat sana sudah paham dengan kondisi medan air yang di lewati”. Tutup opuk

Sementara itu Abdai Kepala Dinas Kesehatan Merangin, berkali kali di konfirmasikan Media Ini melalui Aplikasi WhatsApp miliknya, tidak meberikan Respon terkait Pusling yang Rusak tersebut, sedangkan  Andre PPTK mengatakan pihaknya telah mendapatkan  informasi terkait Pusling Air yang rusak, “ minggu kemaren saya sudah dapat juga infonya, dan sudah saya sampaikan dan koordinasikan langsung dengan pihak ketiga yg mngerjakan, katanya sedang diperbaiki, Makanya smp sekarang belum saya proses pembayarannya” ujar Andre dengan Singkat.

Penulis            : Infomelayu

Editor              : Murdhani Pro Rakyat

 

Komentar

News Feed