oleh

Polres Bungo Kejar Pemodal Dibalik PETI Excavator di Batu Kerbau

BUNGO – Polres Bungo akan melakukan pengembangan terhadap orang dibelakang atau cukong alat berat yang beroperasi untuk Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Baru Kerbau. Hal ini dikatakan oleh Kapolres Bungo, AKBP Trisaksono Puspo Aji usai penangkapan empat pekerja PETI di Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat.

Dalam razia gabungan antara pemerintah kabupaten Bungo dan jajara TNI-Polri, berhasil mengamankan dua alat berat dan empat pekerja, Minggu, (21/06)

Razia yang dipimpin oleh Bupati Bungo, H Mashuri dan Dandim Bute, Letkol Inf Widi Rahman berhasil mengamankan dua alat berat jenis excavator di dua tempat berbeda. Dari dua alat berat yang berhasil diamankan, satu diantaranya dibakar di lokasi.

Selain mengamankan dua alat berat, dalam razia juga mengamankan empat pekerja alat berat. Empat pekerja yang diamankan, Busri (40) dan Herman, warga Desa Tanjung Putus, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin. Pelaku lainnya, Rudi (25) warga Dusun Kibul, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin. Dan satu pelaku lainnya, Ijen (30) warga Sijunjung, Sumatera Barat.

Kapolres Bungo ketika dikonfirmasi mengatakan akan melakukan proses hukum terhadap pelaku.

“Kita segera melaksanakan proses hukum terhadap para pelaku PETI sesuai peraturan yan ada dan akan kita kembangkan kepada pemodal,” ujar Kapolres.

Ketika disinggung adanya dugaan oknum Kepala Desa di Kabupaten Merangin yang terlibat PETI menggunakan excavator, Kapolres Bungo belum bisa memastikan.

“Belum tau (dugaan oknum kepala desa, red). Karena masih kita periksa,” pungkasnya.

BR-16

Komentar

News Feed