oleh

Viral Pembagian BLT Desa Pulau Aro Rp 158.000 , Kadis dan Camat Lempar Bola

INFOMELAYU.COM,Merangin- Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dilakukan oleh Pemerintahan Desa Pulau Aro, Kecamatan Tabir Ulu, Kabupaten Merangin, yang diduga mencairkan hanya Sebanyak Rp 158.000 Per Kepala Keluarga, berbuntut panjang, dan mendapat protes keras dari Sebagian Masyarakat Desa tersebut, bahkan kabar tak sedap itu sempat Viral di Sosmed.

Salah satunya Raba”i warga Desa Pulau Aro, melakukan Protesnya melalui Akun Sosial Media, ia merasa kecewa dengan pembagian yang tidak sesuai dengan aturan Kementrian Desa, yang mana pencairan BLT sebanyak Rp 600.000 per Kepala Keluarga, Pantauan Media Infomelayu.com, pasca pencairan BLT awal pekan kemaren Raba’i terlihat beberapa kali mengungkapkan kekesalanya di akun Facebooknya.

Yang mana salah satunya pada hari selasa (13/05) pukul 15.09 Wib, ia menuliskan,”perbedaan jumlah data penerima BLT Desa Pulau Aro.Ket Kades 677 berbeda dari keterangan bawahan 576.Sebanyak 101 di ambik Tuyul” tulis Raba’i, sementara pada hari yang sama pada Pukul 19.40 Wib, ia menulis Status di Facebooknya,

“Pembagian BLT desa pulau aro telah terjadi pengurangan dari 158000.Ado yg 150000,ado jugo yg 155000.Dgn alasan DAKDO SEN KECIK&UNTUK Tete benggek nyo.Makan lah Hak orang tu di kamu, kareno gaji kurang” tulis Raba’i. (media ini sengaja menuliskan sesuai dengan tulisan narasumber). Dari dua postingan tersebut Publik dapat menyimpulkan Bahwa telah terjadi kejanggalan dari pembagian BLT Desa Pulau Aro.

Tak cukup disitu, kepada media ini Raba’i juga mengatakan hal sama dengan cuitanya di facebook miliknya, “masalah BLT desa Pulau Aro ada perbedaan data, menurut Kepala Desa 677 KK,sedangkan menurut Perangkat Desa (576), uang yang di cairkan sebanyak Rp. 158000 per KK” ujar Raba’i. Menurutnya Pemdes sudah menyalahi aturan, pembagian BLT diantar oleh perangkat Desa, melalui kepala dusun dan Ketua RT.

Untuk mengetahui kebenaran tersebut media ini sudah berupaya untuk melakukan konfirmasi melalui Aplikasi kepada Anas Safri yang merupakan Kepala Desa Pulau Aro, melalu nomor WhatsApp 0812 xxxx xxxx,tidak mendapatkan respon dari yang bersangkutan. Sedangkan Muhamad Hadi Ketua BPD Desa Pulau Aro membenarkan ihwal pembagian BLT tersebut, “yo Rp 158.000, Maklum Desa Pulau Aro banyak Orang nyo” ujar Hadi

Sementara Andre Kepala Dinas PMD Kabupaten Merangin mengatakan “Saya sudah menyurati Camat pada Tanggal 12 Mei 2020 ,untuk Desa Pulau Aro dan Kapuk dan surat tanggal 15 Mei 2020 untuk Desa Muara Jernih, yg isinya agar Camat menelusuri dan memfasilitasi penyelesaian permasalahan tersebut, dan meminta hasilnya dilaporkan kpd Bupati melalui PMD dengan tembusan disampaikan kpd Inspektorat’. Ujarnya

Namun sangat disayangkan ketika media ini mencoba konfirmasi lebih lanjut, Andre hanya menjawab untuk melakukan konfirmasi ke Camat Tabir Ulu, “Coba langsung ke Camat’. Ujar Andre dengan singkat. Tak mau kalah dengan andre, yusuf Camat Tabir Ulu ketika di konfirmasi hanya mengatakan, permasalahan tersebut Sudah ditangani Pemerintahan Kabupaten Merangin, ia meminta awak media untuk konfirmasi ke kades Pulau Aro,” Sdh ditangani kabupaten dan tanyo langsung dgn kadesnyo”.singkat yusuf

Untuk diketahui berdasarkan PERATURAN MENTERI DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2020 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI DESA,PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI NOMOR 11 TAHUN 2019 TENTANG PRIORITAS PENGGUNAAN DANA DESA TAHUN 2020. Pembagian BLT yang bersumber dari Dana Desa Sebanyak RP 600.000 per Kepala Keluarga.

 

Penulis/Editor : Murdhani Pro Rakyat

Komentar

News Feed